Daftara Pustaka
Pada bagian akhir sebuah karya ilmiah (seperti jurnal, skripsi, tesis dll)
adalah 'Daftar Pustaka' atau 'Referensi'.
Daftar Pustaka berisikan sumber acuan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah.
Secara umum ada 2 metode untuk penulisan daftar pustaka ini, yaitu:
1. Metode huruf
Pengurutan sumber acuan berdasarkan huruf. Jadi dimulai dari huruf a, b, c
dan seterusnya.
2. Metode angka
Pengurutan sumber pustaka berdasarkan angka, dimulai angka 1, 2, 3 dan
berikutnya.
Kedua metode tersebut biasanya memakai format berikut dalam penulisannya
a. nama pengarang, judul buku, penerbit, negara, tahun terbit.
b. nama penulis, judul jurnal, nama jurnal, volume, nomor, negara, tahun terbit.
Pada beberapa kasus sering dijumpai tidak ada nama pengarangnya, maka untuk metode
huruf, diletakkan sebelum huruf 'a' dan perlu ditambahkan tanda '-' pada bagian
nama pengarang
contoh
-, Makanan Sehat, XYZ, Indonesia, 2007.
Arif, Budi, Makanan Berserat, ABC, Indonesia, 2008.
Khusus untuk metode angka, pengurutan didasarkan pengutipan pada bagian sebelumnya.
misalnya
pada halaman 1 baris ke 3
.....Hal ini berdasarkan teorema Gauss [1].
baris ke 10
.....Semuanya dikelompokkan pada sistem wireless [2].
baris ke 15
...terdapat fixed wireless dan mobile wireless [3]
maka pada bagian daftar pustaka dituliskan
[1] .....
[2] .....
[3] .....
Sebagai tambahan, untuk sumber yang berasal dari internet dapat juga dituliskan
nama penulis, judul, alamat situs, tanggal akses
Tanggal akses sebaiknya dicantumkan, karena bisa jadi pada saat diakses kembali
ternyata alamat situs tersebut sudah tidak aktif lagi. Disamping itu, halaman
situs tersebut sebaiknya disimpan (save) juga.
semoga bermanfaat.
JTE - UNSYIAH
Tampilkan postingan dengan label tahun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahun. Tampilkan semua postingan
Sabtu, Februari 07, 2009
Sabtu, Juni 28, 2008
Visit Indonesia 2008
visit indonesia 2008
Visit indonesia 2008 sudah dikumandangkan sejak akhir tahun 2007. Sayangnya banyak orang indonesia sendiri ndak tau kegiatan2 yang ditawarkan oleh pihak peyelenggara (dalam hal ini kementrian kebudayaan). Apa saja kegiatan yang diadakan, kapan dan dimana pelaksanaannya juga masih di awang-awang (emangnya cet langet?)
Sebenarnya kurangnya sosialisasi dari pihak-pihak yang terkait dengan visit indonesia 2008.
kalau ingin mengetahui roadshow nya indonesian culture bisa dilihat pada situs resminya
kementrian kebudayaan (www.budpar.go.id) atau bisa langsung download schedule nya disini
(jadwal/schedule)
Selain itu, yang lebih menarik disini adalah logo visit indonesia 2008, karena disana tertera
juga tentang peringatan 100 tahun kebangkitan nasional. Untuk logo sendiri terdapat dua type, yaitu yang ber-background putih dan backgrund hitam.
Pengen dapetin logo tersebut? mudah saja kok, klik aja link berikut
(Putih/white background)
(Hitam/black background)
Curious about indonesian culture?find out here, just type 'indonesian culture' and all yours
Sebenarnya kurangnya sosialisasi dari pihak-pihak yang terkait dengan visit indonesia 2008.
kalau ingin mengetahui roadshow nya indonesian culture bisa dilihat pada situs resminya
kementrian kebudayaan (www.budpar.go.id) atau bisa langsung download schedule nya disini
(jadwal/schedule)
Selain itu, yang lebih menarik disini adalah logo visit indonesia 2008, karena disana tertera
juga tentang peringatan 100 tahun kebangkitan nasional. Untuk logo sendiri terdapat dua type, yaitu yang ber-background putih dan backgrund hitam.
Pengen dapetin logo tersebut? mudah saja kok, klik aja link berikut
(Putih/white background)
(Hitam/black background)
Curious about indonesian culture?find out here, just type 'indonesian culture' and all yours
Langganan:
Postingan (Atom)